Jelajahi Pengetahuan Dunia

Selasa, 06 Februari 2018

10 Kebiasaan agarTerhindar dari Stres

10 Kebiasaan agarTerhindar dari Stres

Kamu mungkin satu dari sekian banyak orang yang sering mengeluhkan beban pekerjaan, atau hal-hal lain dalam hidup yang membuat stres.

Kendati demikian, faktanya, banyak pula orang yang memiliki banyak kesibukan dan beban, namun tetap tidak mengalami stres.

Berikut ini adalah beberapa tips para orang sukses dalam menangani stres, seperti yang dibagikan dari seorang life coach yang menangani keseharian mereka.

1. Memiliki bantuan

Dalam satu situasi, seorang ibu ingin tetap berada di rumah, tapi sangat sibuk dengan komunitasnnya.

Sementara itu, ada pula orangtua lain, yang keduanya bekerja, tapi salah satunya harus berada dekat anak-anak demi mengawasi kegiatan buah hati mereka, atau menemani saat sakit.

Mereka biasanya menyewa jasa pekerja rumah tangga untuk mengurusi masalah rumah dan anak. Sehingga mereka punya waktu untuk melakukan hal lainnya.

Faktanya, keberadaan asisten rumah tangga menjadi hal yang teramat krusial bagi keluarga di kota-kota besar. 

Tentu, kondisi itu berkaitan dengan besarnya kebutuhan "bantuan" untuk mengurus beban pekerjaan domestik di rumah.

Memiliki "bantuan" semacam ini terbilang cukup untuk membagi beban dan melepas kita dari beban stres.

2. Prioritaskan tidur, makan yang baik, dan olahraga

Seorang eksekutif berusia 60 tahun selalu sarapan dengan baik, tidur cukup, dan rutin berolahraga setiap pagi.

"Ia tidur jam sembilan malam dan pergi ke gym pada jam enam pagi. Itulah yang membuatnya memiliki kepala yang 'bersih' dan siap untuk menghadapi hari," kata life coach itu.

3. Merawat kesehatan emosional

Salah satu pasangan lain yang dikenal oleh life coach, mengetahui bahwa mereka sama-sama serius, namun ragu bahwa mereka akan menikah.

Ini akan menjadi pernikahan pertama bagi si perempuan sementara bagi si laki-laki, ini adalah pernikahan kedua.

Si lelaki telah memiliki seorang anak dari pernikahan sebelumnya.

"Aku sebelumnya memikirkan akan memasuki kehidupan yang menantang. Menjadi orangtua, pernikahan, berpindah, dan kami menginginkan lebih banyak anak."

"Aku bahkan tidak tahu bagaimana caranya, dan kami membutuhkan bantuan," ujar si perempuan.

Namun, mereka akhirnya tetap menikah dan menghadapi permasalahan tersebut. Kini, mereka memiliki empat orang anak, dan telah menikah lebih dari satu dekade.

4. Menghindari drama

Mereka yang biasa berkendara cepat mengetahui betul bagaimana caranya menghindari lubang. Dan, drama menjadi lubang utama dalam kehidupan.

Bergosip mungkin saja membuat mereka yang melakukannya senang untuk beberapa waktu, tapi ini jarang sekali membuat mereka merasa baik.

Ini justru akan menjadi bumerang di kemudian hari. Mereka yang jarang mengalami stres tidak suka bergosip. Mereka Mengindarinya.

Bergosip membuang-buang waktu. Lagi pula energi emosional itu bisa digunakan untuk hal lain yang bermanfaat.

5. Memanfaatkan media sosial dengan baik

Life coach memiliki seorang klien yang tengah menjadi ibu bagi seorang anak angkat.

Anak itu membutuhkan barang-barang seperti sepatu, tas ransel dan juga perawatan di saat yang sama (dokter gigi, dokter umum). Ini akan sangat membebani dari sisi pembiayaan.

Daripada menanggung beban itu sendirian, ia menggunakan aplikasi media sosial untuk mencari jaringan pertemanan.

Dengan menghubungi teman-teman serta komunitasnya, ibu itu pun bisa merawat anak angkatnya dengan baik sesuai yang dibutuhkan.

Dan ini, tidak dilakukannya sendirian.

6. Pahami kebutuhan pribadi

Mereka yang jarang mengalami stres tahu betul bagaimana memenuhi kebutuhan pribadinya.

Mereka juga memahami kapan mereka kehabisan energi dan kapan harus mengisinya kembali.

Mereka tahu saat membutuhkan kehidupan sosial, beristirahat, bermain dengan alam, atau bersantai menonton televisi.

Mereka tidak akan menunggu hingga mereka sakit atau depresi. Mereka juga bisa cermat melihat jika ada sesuatu yang kosong dalam diri mereka, dan akan segera mengisinya.

Contohnya, jika ada film yang sangat ingin mereka tonton. Tanpa menunggu teman, mereka akan pergi menontonnya sendiri

7. Meraih pencapaian besar

Saat menemui seorang calon klien dan mengetahui bahwa mereka musisi dan pemain tenis profesional, life coach tahu bahwa dirinya akan bisa mengidentifikasi dan menemukan tujuan hidup yang mereka pilih.

Orang-orang yang memiliki pengalaman meraih tujuan besar amat mengetahui apa itu kerja keras dan meraih hasilnya.

Mereka memiliki kedisiplinan tinggi, dan tahu bahwa untuk mencapai sesuatu seringkali ada pengorbanan yang harus dilakukan.

8. Merawat kesehatan

Orang-orang yang jarang mengalami stres memahami kapan mereka harus diam di rumah ketika mengalami sakit.

Sebab mereka tahu bahwa dengan segera beristirahat, maka mereka akan segera sembuh.

Mereka juga memberi perhatian kepada orang-orang di sekitarnya, dan memastikan orang-orang itu tak ikut terkena penyakit.

Mereka rajin pergi ke dokter untuk memeriksakan dan merawat kesehatan mereka. Mereka memahami pentingnya kesehatan dan bagaimana merawatnya.

9. Menganalisa dan menyelesaikan masalah

Mereka membuat perubahan, dan tidak terlalu khawatir memikirkan hal-hal yang tidak perlu.

Mereka melihat sesuatu yang rusak, mencari solusi, mengeksekusinya, dan move on. Mereka menganalisa dan menyelesaikan masalah.

10. Menikmati hidup

Hidup akan menjadi lebih mudah jika kita memiliki sikap yang baik. Saat kita merasa perasaan kita lebih baik, maka kita akan memiliki lebih banyak teman.

Hidup akan lebih indah bagi mereka yang mengapresiasi kehidupan itu sendiri.

Mereka yang jarang mengalami stres mampu membedakan apa saja yang harus mereka kontrol dan tidak bisa dikontrol.

Penundaan penerbangan, lalu lintas, hingga cuaca butuk tak akan membuat mereka kesal.

Mereka memahami, hal-hal itu bisa saja terjadi dan jika ingin menghindarinya ada hal yang bisa mereka lakukan.

Mereka merawat hidup yang mereka bangun dan mengapresiasi apa yang mereka miliki.

0 komentar:

Posting Komentar