Jelajahi Pengetahuan Dunia

Selasa, 06 Februari 2018

Mobil Buatan Mahasiswa Aceh di Ajang Kompetisi di Singapura

Mobil Buatan Mahasiswa Aceh di Ajang Kompetisi di Singapura

Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh akan mengirimkan satu unit mobil listrik hemat energi jenis urban ke ajang kompetisi internasional Shell Eco Marathon yang digelar di Singapura pada Maret 2018 mendatang.

Mobil listrik hemat energi yang dinamai “Malem Diwa R.2.0” itu karya mahasiswa gabungan jurusan teknik mesin dan elektro.

“Teknik Unsyiah akan mengirimkan satu tim untuk mengikuti lomba mobil listrik hemat energi yang diadakan di Singapura pada Maret 2018 mendatang. Sekarang mahasiswa sedang merampungkan karyanya untuk kompetisi kelas internasional,” kata Muhammad Tajudin, ketua Lab Jurusan Teknik Mesin kepada wartawan, Selasa (6/2/18).

Menurut Tajudin, mobil listrik ini dapat melaju dengan jarak tempuh sekitar 90 kilometer per Kwh, dengan perpaduan sistem penyambungan daya dan desain yang sangat efesien. Diharapkan inovasi ini bisa memenangkan kompetisi tingkat internasional itu.

“Mobil listrik hemat energi karya mahasiswa teknik ini sudah kita uji jarak tempuhnya, sudah dapat 90 kilometer per Kwh. Kemudian sasisnya kita buat dari alumunium yang sangat tipis dengan berat hanya 10 kilogram," katanya.

Masih, kata Tajudin, mahasiswa jurusan teknik mesin Usyiah sebelumnya juga sudah pernah mengikuti kompetisi mobil hemat energi (KMHE) tingkat nasional pada tahun 2015 lalu dengan meraih juara tiga. Saat itu, mobil listrik hemat energi tersebut mampu menempuh jarak 175 kilometer per Kwh.

“Sejak tahun 2014, mahasiswa sudah membuat mobil listrik tenaga surya, tapi tidak untuk diperlombakan. Kemudian pada tahun 2015 kita lakukan perbaikan dan ikut kompetisi tingkat Nasional, alhamdulillah mendapat juara tiga, setiap tahun terus kita lakukan perbaikan,” ujarnya.

0 komentar:

Posting Komentar